JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) segera melalukan penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO) pada 2011. Direktur Utama Jasindo Eko Budiwiyono mengatakan, perseroan menargetkan meraih Rp500-600 miliar dari hasil IPO tersebut.
"IPO kami tahun depan. Ini untuk menguatkan modal. Target awal kami butuh dana Rp500 miliar-Rp600 miiar dari IPO tersebut," tutur Eko saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/10/2010).
Menurut Eko, rencana IPO tersebut masih dalam proses persiapan dan pihaknya kini masih tengah melakukan pengkajian. Kabarnya, pelaksanaan IPO tersebut akan dijalankan pada semester II-2011. "Sekarang baru mulai persiapan. Kami sedang melakukan pengkajian," ujarnya.
Rencana IPO Jasindo sebenarnya direncanakan dilakukan pada 2009 lalu. Namun rencana tersebut belum mendapat restu dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas BUMN asuransi itu, sehingga pelaksanaan IPO pun tertunda. (adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.