Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2011, UBS Securities Tangani 4-5 Aksi Korporasi

Rheza Andhika Pamungkas , Jurnalis-Selasa, 26 Oktober 2010 |13:22 WIB
2011, UBS Securities Tangani 4-5 Aksi Korporasi
ilustrasi. foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - PT UBS Securities Indonesia akan menangani empat sampai lima proyek pada tahun depan, mulai dari IPO, penambahan saham baru (right issue), penggabungan usaha (merger), dan akuisisi.

"Setiap proyek diperkirakan senilai Rp3 triliun. Proyek-proyek tersebut akan ditangani paling lambat di kuartal II-2011," ujar Managing Director PT UBS Securities Indonesia Rajiv Louis saat ditemui wartawan seusai acara pencatatan saham perdana TBIG, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/10/2010).

Menurutnya, pihaknya melihat outlook pasar saham Indonesia masih positif dan jauh lebih besar dari 2010 dan pada kuartal I-2011 dan II-2011 ada empat sampai lima proyek. Adapun berbagai perusahaan yang melakukan aksi korporasi tersebut berasal dari berbagai macam sektor.

"Sektornya bermacam-macam tidak hanya pertambangan tetapi juga consumer goods dan lain-lain. Setiap proyek tersebut lebih dari Rp3 triliun. Setiap perusahaan tersebut harus memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp10 triliun sehingga perusahaan dapat menaikkan kapitalisasi pasar sebesar Rp2,5 triliun-Rp3 triliun," paparnya.

Selain beberapa proyek tersebut, kami juga mengharapkan dapat menangani obligasi tahun depan. Hal ini karena obligasi akan menarik di tahun depan di mana treasury rate 10 tahun di Amerika Serikat dalam 36 hari yang serendah ini, sehingga saat ini waktu yang baik untuk perusahaan Indonesia meminjam uang di luar negeri," tambahnya.

Selain itu, perseroan juga menawarkan fee penjaminan emisi sebesar 2,5-3,5 persen. Dan saat ini menurutnya minat investor lokal untuk berinvestasi di pasar modal juga cukup besar.  "Ini bisa dilihat dari jumlah porsi  investor lokal yang hampir mencapai 50 persen. Padahal dulu investor asing mendominasi hampir 70 persen," tutupnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement