JAKARTA - Produsen ban terbesar di Asia Tenggara, PT Gajah Tunggal Tbk menargetkan penjualan ban GT Radial di pasar domestik sebanyak lebih dari satu juta unit pada tahun ini.
"Tahun lalu penjualan 950 ribu unit. Tahun ini lebih dari satu juta," kata General Manager Marketing PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Arijanto Notorahardjo di Jakarta, Rabu (27/10/2010).
Menurutnya, penjualan per bulan GT Radial pada tahun ini mencapai 90 ribu unit. "90 ribu unit per bulan penjualan GT dari Januari sampai September 2010. Penjualan dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/yoy) meningkat sekira 14 persen," ujarnya.
Untuk pangsa pasar, lanjutnya, ditargetkan mencapai 18-20 persen pada tahun ini, dimana pada tahun lalu, hanya mencapai 16 persen.
Menurutnya, selama ini, GT Radial diekspor ke beberapa negara, yakni Timur Tengah (34 persen), Eropa (30 persen), lalu sisanya ke Amerika Serikat (AS), dan Australia.
Terkait produksi, Arijanto menjelaskan, pihaknya menargetkan sebanyak 12,9 juta unit pada tahun ini. "Target produksi 12,9 juta, sudah termasuk ban untuk off road," ucapnya.
Seperti diketahui, Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) menargetkan produksi ban di dalam negeri baik roda empat maupun roda dua pada 2010, masing-masing mencapai 47,6 juta unit dan 31,9 juta unit.
Jika angka tersebut tercapai, berarti produksi ban roda empat dan roda dua masing-masing akan melonjak 21,6 persen dan 12,2 persen.
Ketua Umum APBI Azis Pane sebelumnya mengungkapkan, pertumbuhan itu dipicu oleh permintaan pasar domestik dan ekspor yang naik signifikan pascakrisis ekonomi.
APBI mencatat, target produksi ban mobil sebesar 47,6 juta unit tahun ini merupakan kontribusi enam perusahaan ban di Indonesia, dengan volume produksi tertinggi rencananya dicatat oleh PT Bridgestone Tire Indonesia yaitu 13,8 juta unit. Lalu disusul oleh PT Goodyear Indonesia 3,12 juta unit. PT Gajah Tunggal Tbk 12,9 juta unit, PT Industri Karet Deli 1.4 juta unit, PT Sumi Rubber Indonesia 12,8 juta unit dan PT Elangperdana Tyre Industry 3,7 juta unit.
Pada 2009, realisasi produksi ban mobil nasional sebesar 39,1 juta unit dengan penjualan di pasar domestik (segmen pengganti dan pabrikan) 11,1 juta unit dan ekspor 28 juta unit.
"Naiknya permintaan dan daya beli serta meningkatnya produksi mobil mengakibatkan rencana penjualan ban mobil di pasar domestik (segmen pengganti dan pabrikan) tahun ini naik 15 persen menjadi 12,7 juta unit. Kalau ekspor direncanakan naik 24,6 persen menjadi 34,89 juta unit," ujar Azis.
Arijanto menambahkan, Gajah Tunggal memiliki satu pabrik di kawasan Tangerang yang dibangun diatas lahan seluas sekitar 140 hektare (ha). "Pabrik di indonesia di Tangerang. Semua produk kita diproduksi disana. Ada lima plant dalam satu kawasan 140 ha," ucapnya.
Untuk bahan baku, kata dia, Gajah Tunggal menggunakan komponen impor dan lokal. "Local content kami menggunakan karet alami dan karet sintetis. Komponen impor karbon black dan silica," kata dia. (adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.