JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukan saham PT Alam Sutera Reality Tbk (ASRI) ke dalam saham yang bisa ditransaksikan secara marjin dan short selling untuk periode yang berlaku di 1 November 2010.
"Daftar efek tersebut di atas mulau berlaku tanggal 1 November 2010," jelas Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle dalam laporannya di keterbukaan informasi, Jakarta, Jumat (29/10/2010).
Dengan demikian, maka jumlah saham yang dapat diperdagangan dengan transaksi marjin berjumlah 37 saham, yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Juga saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).
Serta PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Timah Tbk (TINS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT PP London Sumatera Plantations Tbk (LSIP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
Sementara saham yang bisa diperdagangkan dengan transaksi short selling ada 33 saham, antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
Selain itu ada juga saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Timah Tbk (TINS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT PP London Sumatera Plantations Tbk (LSIP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.