Timothy Geithner
WASHINGTON - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Timothy Geithner mengatakan Eropa memiliki cara untuk mengatasi krisis finansial yang menerpanya. Dia pun menyakini jika euro bakal tetap bertahan.
"Saya pikir itu tinggal bagaimana Eropa mengelola (krisisnya)," kata Geithner dalam sebuah forum di Washington, Selasa (16/11/2010) waktu setempat.
Pemerintah di Zona Euro tengah dalam pembahasan serius guna mencari cara mengatasi krisis keuangan yang melanda kawasan tersebut. Sekarang ini sejumlah kasus gagal bayar membayangi sejumlah negara Eropa seperti Yunani, Portugal dan Irlandia.
Tiga negara tersebut mengalami krisis keuangan terparah dari 16 negara yang merupakan negara Eropa pengguna euro. Sebenarnya, semua negara Eropa sekarang ini mengalami masalah keuangan.
Geithner mengatakan dirinya yakin para pemimpin-pemimpin Eropa memiliki cara untuk menangani krisis. Dia pun namun mendesak mereka untuk bergerak cepat.
"Eropa tengah berada pada (libur) musim panas, memang butuh waktu untuk melakukannya, tetapi mereka tidak berada di musim panas. Perlu cara tepat untuk membuat negara-negara Eropa tersebut melalui tantangan yang sangat sulit yang mereka miliki," katanya.
Di tengah krisis atas masalah utang Yunani, Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) telah menyepakati dana bailout sebesar 110 miliar euro. Dan tampaknya hal yang sama akan kembali terjadi untuk Irlandia yang tengah mengalami masalah gagal bayar.
Pada tahun ini, defisit Irlandia diproyeksikan mencapai 30 persen dari PDB. Ini merupakan 10 kali dari yang diijinkan Uni Eropa, dan dua kali lipat dari defisit Yunani pada tahun 2009 lalu. (wdi)