Bursa Efek Gabon
JAKARTA - Bursa Efek Gabon (Bourse des Valeurs Mobilieres d'Afrique Centrale) tengah mempertimbangkan peluang penggabungan usaha (merger) dengan Bursa Efek Kamerun (Douala Stock Exchange Kamerun).
“Bursa Efek Gabon (Bourse des Valeurs Mobilieres d'Afrique Centrale) tengah mempertimbangkan peluang penggabungan usaha (merger) dengan Douala Stock Exchange Kamerun (Bursa Efek Kamerun),” kata Menteri Ekonomi, Industri, Perdagangan dan Pariwisata Gabon Magloire Ngambia dalam siaran pers Oxford Business Group (OBG) yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (29/11/2010).
Selain itu, dia juga mengklaim penerbitan surat utang (obligasi) mampu memberikan kupon bunga yang baik bagi investor.
Ngambia juga menambahkan pemerintah telah membuat banyak kemajuan untuk menarik investasi. "Sejak menjabat, pemerintah telah menekankan peningkatan fasilitas infrastruktur, yang berperan penting terhadap pembangunan ekonomi, dengan menginvestasikan uang rakyat dan menjalankan serangkaian reformasi struktural dan institusional," katanya.
Gabon adalah salah satu Negara di Afrika bagian barat yang kaya akan barang tambang. Gabon mengekspor mangan, minyak bumi, gas alam, besi, kayu dan juga bahan lainnya sejak lama. Eksploitasi tambang uranium di Mounana, yang berada 90 km dari Franceville, dihentikan sejak tahun 2001 karena datangnya pesaing baru di pasaran dunia.
Berkembangnya eksploitasi uranium tetap berlangsung hingga kini. Sejak tahun 1980-an, kereta api Franceville-Libreville mengekspor mineral tambang seperti mangan, uranium, dan besi yang berada di Moanda. Cadangan besi di Bélinga yang berada di timur laut Makokou masih belum dieksploitasi. Eksploitasinya diharapkan terealisasi di tahun 2012. (ade)