Ilustrasi. Foto: Corbis
PARIS - Ketua Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet mengatakan bila mata uang euro dinilai "kredibel" dan sedang tidak dalam krisis.
"Saya berpikir bahwa kita harus melihat bahwa kita memiliki mata uang yang kredibel," kata Trichet, sehari setelah European Central Bank (ECB) mendukung perpanjangan dalam langkah-langkah khusus untuk mengatasi tekanan utang zona euro, dilansir dari Reuters, Sabtu (4/12/2010).
Dia menolak jika mata uang euro dikatakan dalam kondisi krisis. Namun pihaknya mengakui bila Eropa memiliki masalah ketidakstabilan keuangan yang merupakan hasil dari krisis anggaran di negara-negara Eropa tertentu.
Adapun ECB pada Kamis waktu setempat menetapkan suku bunga utamanya pada rekor rendah yakni satu persen, tetapi mengatakan pihaknya akan memperpanjang pemberian dana murah darurat bagi bank-bank komersial pada kuartal pertama tahun 2011.
ECB juga mengatakan akan terus membeli obligasi pemerintah untuk membantu mengurangi tekanan pada daftar negara zona euro yang finansialnya tumbuh rentan seperti Belgia, Yunani, Irlandia, Italia, Portugal dan Spanyol. Namun tidak memberikan indikasi akan meningkatkan pembeliannya.
Trichet pun memutuskan pada Jumat waktu setempat untuk meninggalkan suku bunga tidak berubah pada level satu persen dianggap perlu untuk terus memberikan stabilitas ekonomi di antara sesama warga negara di Eropa. (ade)