Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BP Migas Klaim Hemat Cost Recovery 2010 USD228 Juta

Andina Meryani , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2010 |11:17 WIB
BP Migas Klaim Hemat <i>Cost Recovery</i> 2010 USD228 Juta
ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengklaim mampu menekan anggaran cost recovery yang digunakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sepanjang tahun 2010.

Kepala BP Migas R Priyono menjelaskan jika dari target cost recovery yang dicanangkan DPR sebesar USD12,18 miliar, BP Migas berhasil menekan anggaran tersebut hingga menjadi USD11,952 miliar, atau hemat sekira USD228 juta.

Selain itu, meski target lifting minyak tahun ini gagal terpenuhi, namun seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia, maka penerimaan negara dari kegiatan hulu migas berhasil melampaui target. Dari target sebesar USD26,060 miliar, industri sektor migas mampu menyumbang USD26,178 miliar terhadap penerimaan negara.

"Target penerimaan negara tahun ini berhasil mencapai sebesar 100,4 persen sampai 18 Desember kemarin, yang jika diangkakan nilainya mencapai USD26 miliar," katanya sebagaimana dikutip dari situs resmi BP Migas, Kamis (30/12/2010).

BP Migas memang mengakui bahwa tidak mampu memenuhi target lifting minyak yang ditetapkan dalam APBN-P 2010 yang sebesar 965 ribu barel per hari.

Priyono menyatakan bahwa lifting minyak tahun ini hanya dapat menembus 954 ribu barel per hari. Pasalnya, dirinya mengaku bahwa banyak peristiwa di semester II tahun ini yang sifatnya di luar kendali BP Migas sepanjang tahun ini yang menghambat target lifting minyak.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement