Ilustrasi
HONG KONG - Jumlah kekayaan 40 miliarder Hong Kong sepanjang tahun lalu bertambah sekitar USD28 miliar menjadi USD163 miliar.Melonjaknya kekayaan kelompok taipan itu dipicu tumbuhnya ekonomi China sehingga turut mendorong kinerja hub keuangan internasional itu.
Menurut majalah Forbes, terakhir kalinya riset kekayaan miliarder Hong Kong adalah pada 2008 silam atau sebelum krisis keuangan global melanda.Pada saat itu, kekayaan gabungan 40 miliarder di kawasan berotonomi khusus itu sebesar USD178 miliar.
Pada tahun lalu, konglomerat Li Ka Sing,82,tetap mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di Hong Kong. Pemilik perusahaan Cheung Kong Holdings itu tercatat memiliki kekayaan sebesar USD24 miliar, naik dari sebelumnya USD21,3 miliar.
Anak lelaki Li Ka Shing, Richard, juga mencatatkan diri sebagai salah satu orang terkaya di Hong Kong dengan membukukan kekayaan USD1,35 miliar. Tepatnya, dia menduduki peringkat ke- 30.
“Berada di posisi kedua setelah Li adalah keluarga Kwok dengan kekayaan sebesar USD20 miliar, naik USD3 miliar dibandingkan periode sebelumnya,” kata Forbes seperti dikutip dari AFP.
Sementara Chairman Henderson Land,Lee Shau Kee,82,berhasil menempati urutan ketiga dengan kekayaan sebesar USD19,5 miliar berkat hasil investasinya membangun properti di kawasan itu. Namun kekayaan Lee hanya naik USD500 juta tahun lalu karena otoritas setempat memperketat kebijakan kepemilikan properti akibat kekhawatiran gelembung harga properti. Di urutan keempat, pengusaha kontraktor Cheng Yu Tung dengan kekayaan USD9 miliar. (Koran SI/Koran SI/wdi)