>

Asuransi Bumiputera Belum Akan Diubah Jadi PT

Jum'at, 7 Januari 2011 - 18:17 wib | Erichson Sihotang - Koran SI

Logo AJB Bumiputera

Asuransi Bumiputera Belum Akan Diubah Jadi PT
JAKARTA - Asuransi AJB Bumiputera belum memiliki alasan yang tepat untuk mengubah perusahaan menjadi Perseroan Terbatas (PT).

"Bumiputera adalah perusahaan yang dimiliki pemilik polis, namanya asuransi jiwa bersama dan memang kita tidak ada rencana menjadi PT," tegas Komisaris Utama AJB Bumiputera, Sugiharto, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/1/2011).

Sugiharto mengatakan keinginannya agar bangsa Indonesia bisa bersatu mengelola sebuah perusahaan sebesar Bumiputera. “Ini kan koperasi besar sebenarnya Bumiputera, dimiliki oleh semua orang secara polis, secara bersama-sama dikembangkan, kita menunjukkan bangsa kita bisa mengelola perusahaan seperti Bumiputera," tandasnya.

Terkait permasalahan Tingkat solvabilitas (RBC), Dirut AJB Bumiputera Dirman Pardosi menambahkan hingga 31 Desember 2010, Bumiputera dapat memenuhi tingkat kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 504/KMK.06/2004.

"Tingkat solvabilitas (RBC) per Desember 2010 berada pada kisaran 125 persen dan perimbangan Asset investasi terhadap kewajiban kurang lebih 104 persen,” kata Dirman.

Dia mengatakan pemenuhan tersebut dapat dilaksanakan berdasarkan persetujuan kementerian keuangan untuk menggunakan mekanisme reasuransi dalam perhitungan tingkat kesehatan keuangan perusahaan.

"Dengan memenuhi ketentuan itu, mekanisme reasuransi akan memberikan jaminan kepada pemegang polis. Kalau kita tidak mampu membayar, reasuransi akan meng-cover. Kenaikan dari 83 persen di Oktober menjadi 125 persen adalah faktor adjustment reasuransi tadi,” kata Dirman.

Menanggapi potensi rush, siapapun perusahaan di seluruh dunia, kata dia, pasti bangkrut  kalau terjadi rush. Dia menekankan potensi tersebut hanya bisa diatasi melalui pengelolaan perusahaan yang baik. "Saya kira dimanapun, sekuat apapun, kalau soal rush tidak ada yang kuat menahan itu," tegasnya .

Ke depannya, Bumiputera akan mereformasi hal-hal fundamental sehingga perusahaan bisa beroperasi secara menguntungkan sehingga masalah solvability tidak menjadi masalah di masa yang akan datang dan akan lebih berorientasi pada profitabilitas perusahaan.

"Pola reasuransi menjadi satu paket dengan pola operasional yang pada akhirnya akan membuat Bumiputera menjadi perusahaan yang kuat, sehat dan menguntungkan bagi seluruh pemegang polis," kata dia.(adn) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    IHSG Berhasil Tembus Level 5.100