JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan mengadakan pemeringkatan untuk Usaha Kecil dan Menengah (Small & Medium Enterprise) pada 2011.
"Di 2011 ini kita akan mengadakan pemeringkatan UMKM," ujar Presiden Direktur Pefindo Ronald T Andi Kasim, saat Pefindo Media Forum, di Setiabudi Building, Kuningan, Jakarta, Selasa (11/1/2011).
Sejalan dengan program pemerintah dalam membantu UKM untuk mendapatkan akses pendanaan perbankan dan jasa keuangan lainnya. Pefindo bermaksud untuk memperkenalkan produk pemeringkatan khusus untuk UKM di Indonesia dalam waktu dekat. Di tahun 2011 ini, Pefindo mulai melakukan segala persiapan terkait dengan rencana pemeringkatan ini.
Salah satu persiapan yang menjadi perhatian utama Pefindo adalah kesiapan data laporan keuangan dari UKM yang telah diaudit.
Sementara itu, fokus dalam pemeringkatan ini harus berbetuk badan usaha, bukan perorangan lalu indikator pemeringkatan SME ini berbeda dengan pemeringkatan korporasi. Dalam pemeringkatan SME ini yang menjadi indicator utama ada dua yaitu indicator financial dari SME sendiri, dan info mengenai gagal bayar.
“Terus terang kita baru diundang oleh Bank Indonesia (BI) pada akhir tahun lalu, yaitu Desember 2010. Pefindo menginformasikan siap untuk melakukan dan prosesnya masih tahap awal sekali, dan pemeringkatan SME ini lebih ke model statistik," katanya.
Dijelaskannya, tahap awal yang akan dilakukan Pefindo akan duduk bersama dengan BI, BUMN, Perbanas dan sebagainya untuk membicarakan siapa saja yang bisa membantu Pefindo dalam mendapatkan data keuangan SME di Indonesia yang telah diaudit.
Minimal, data yang akan diolah oleh Pefindo sudah difilter atau diaudit oleh akuntan public, karena tanpa itu, Pefindo tidak bisa melakukan proses pemeringkatan ini secara efisien. "Untuk sosialisasinya, kita akan rencanakan melakukan sosialisasi ke 7-10 besar kota di Indonesia,” tambah Ronald.
Selain pemeringkatan UKM, Pefindo juga akan mengadakan pusat pelatihan manajemen risiko (Risk Manajemen training center). Pefindo bekerja sama dengan salah satu lembaga manajemen risiko lainnya.
Kemudian Pefindo akan memulai mengembangkan pusat pelatihan manajemen risiko untuk beberapa perusahaan-perusahaan milik pemerintah. Diharapkan keahlian manajemen resiko dari tenaga professional Pefindo dapat menunjang kegiatan pusat pelatihan tersebut.
Lalu Pefindo juga akan mengadakan riset ekonomi untuk kebutuhan investopr dalam mendapatkan informasi laporan-laporan makro dan mikro ekonomi Indonesia, Pefindo telah membentuk satu divisi khusus yang bertugas membuat dan menerbitkan laporan seperti tinjauan perekonomian dan moneter, tinjauan pasar obligasi dan analisa sektoral.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.