JAKARTA - PT Astra Sedaya Finance (ASF) telah mematok tingkat imbal balik dari empat seri obligasi dengan nilai total Rp1,5 triliun yang akan diterbitkannya.
Seperti diungkapkan oleh Presiden Direktur ASF Djony Bunarto Tjondro, di Jakarta, Selasa (26/1/2011), untuk seri A yang berjangka waktu 370 hari, kuponnya berkisar di 75bps-140bps dari benchmark FR17. Untuk seri B yang jangka waktunya 24 bulan, kuponnya 100bps-160bps dari benchmark FR33.
Lalu, seri C yang berjangka waktu 36 bulan, kisaran imbal baliknya dikisaran 125bps-200bps dari benchmark FR51. Dan terakhir seri D yang jangka waktunya 48 bulan, kisaran kuponnya adalah 125bps-225bps dari benchmark FR27.
Obligasi anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini mendapat peringkat idAA dengan outlook stabil dari Pefindo. Dana hasil obligasi ini, kata perseroan akan dipergunakan untuk ekspansi pembiayaan kendaraan bermotor.
Berperan sebagai penjamin pelaksana penjamin (underwritter) obligasi ini adalah PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT HSBC Securities Inodnesia, PT Standard Chartered Securities Indonesia dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
Obligasi ini diperkirakan akan mendapatkan tanggal efektif pada 17 Februari 2011, penawaran pada 21-22 Februari, penjatahan pada 23 Februari, dan pencatatan obligasi pada 28 Februari.
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali (buyback) Obligasi Astra Sedaya Finance XII tahun 2011 dengan tingkat suku bunga tetap ini, baik sebagaian atau seluruhnya sebagai pelunasan atau untuk disimpan dan dapat juga dijual kembali setelah satu tahun tanggal penjatahan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.