Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2011, Astra Sedaya Finance Targetkan Pembiayaan Rp17 T

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Selasa, 25 Januari 2011 |14:48 WIB
2011, Astra Sedaya Finance Targetkan Pembiayaan Rp17 T
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - PT Astra Sedaya Finance (ASF) menargetkan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp17 triliun pada tahun 2011 ini.

"ASF kita targetkan bisa mencapai Rp17 triliun," ungkap Presiden Direktur ASF Djoni Bunarto Tjondro dalam acara Due Diligence and Public Expose Obligasi Astra Sedaya Finance XII, di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (25/1/2011).

Djoni menambahkan bahwa perusahaan tidak menargetkan angka yang terlalu tinggi untuk menargekan pembiayaan di 2011 ini dikarenakan bahwa perusahaan mengadopsi pola berimbang. Karena sumber dana untuk pembiayaan ini porsinya proposional.

"Kita Moderat. Karena bagi ASF, kita selalu berkomitmen untuk mengadopsi pola yang berimbang," imbuhnya.

Sekedar informasi,  PT Astra Sedaya Finance (ASF) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp16,6 triliun, pada tahun 2010. pembiayaan tersebut dipergunakan untuk membiayai sebanyak 115 ribu unit kendaraan bermotor baik mobil baru, bekas dan alat berat.

Sebagai informasi, ASF juga berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 22 persen dibandingkan dengan laba bersihnya pada tahun 2009 sebelumnya. Laba bersih ASF, pada akhir Desember 2010 (unaudited) tercatat sebesar Rp503 miliar, sedangkan laba bersih pada tahun sebelumnya adalah Rp414 miliar.

Sementara return on average equity (ROAE) mencapai 26,3 persen, tertinggi sepanjang lima tahun terakhir. Dan rasio pinjaman terhadap modal (debt to equity ratio/DER)) telah mencapai 5,4 kali namun masih lebih kecil dari ketentuan maksimal sebesar 10 kali.

ACC Genjot Kredit Jadi Rp21 Triliun

Sementara Astra Credit Companies (ACC) menargetkan pembiayaan di 2011 akan mencapai Rp21 triliun. "Di 2011 ini, kita targetkan pembiayaan ACC bisa mencapai Rp21 Triliun," ungkap Djoni yang juga Presiden Direktur ACC.

Komposisi pembiayaan ACC ini terdiri dari untuk pinjaman (loan) dalam mata uang rupiah  sebesar 21 persen, obligasi (bond) dalam bentuk MTN sebesar 18 persen, pembiayaan bersma (join Financing) 33 persen, ekiutas 10 persen dan pinjaman valas sebesar 18 persen.

ACC adalah anak usaha dari PT Astra International Tbk (ASII). ACC merupakan gabungan dari lima anak perusahaan yaitu Astra Sedaya Finance, Swadharma Bhakti Sedaya Finance, Staco Estika Sedaya Finance, Astra Auto Finance, serta Pratama Sedaya Finance.

Astra Sedaya Finance merupakan anak perusahaan dari ACC yang terbesar. ASF merupakan perusahaan gabungan Astra dan perusahaan multinasional, General Electric (GE).

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement