Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Kembangkan Koridor Ekonomi Indonesia

Idris Rusadi Putra , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2011 |11:59 WIB
5 Cara Kembangkan Koridor Ekonomi Indonesia
Menko Perekonomian Hatta Rajasa Foto: Tangguh Putra/okezone
A
A
A

JAKARTA - Koridor Ekonomi Indonesia (KEI) yang terdapat dalam strategi penyusunan master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia diharapkan dapat mendorong perubahan yang positif bagi pengembangan wilayah yang akan dilakukan dengan lima cara.

"Untuk mencapai perubahan yang positif dan pengembangan wilayah dalam koridor ekonomi Indonesia, kita akan melakukannya dengan lima cara. Yaitu pertama, KEI tidak diarahkan pada kegiatan eksploitasi dan ekspor sumber daya alam, namun lebih pada kegiatan penciptaan nilai tambah, dan dalam hal ini pelaku swasta akan menjadi aktor utama dalam hilirisasi," ungkap Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/2/2011).

Lebih lanjut langkah kedua, KEI tidak diarahkan untuk menciptakan ekonomi pada daerah tertentu namun lebih pada pembangunan ekonomi yang beragam dan inklusif.

Ketiga, KEI tidak menekankan pembangunan ekonomi yang dikendalikan oleh pusat, namun lebih ditekankan pada upaya sinergi pembangunan sektoral dan wilayah untuk meningkatkan keuntungan komparatif dan kompetitif secara nasional dan global. Keempat, KEI tidak menekankan pembangunan transportasi darat saja, namun pada pembangunan transportasi yang seimbang antara darat, laut, dan udara.

"Kelima, KEI tidak menekankan pada pembangunan infrastruktur yang mengandalkan anggaran pemerintah semata, namun juga pembangunan infrastruktur yang menekankan kerja sama pemerintah dengan swasta (KPS)," tandasnya.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement