>

10 Manajer Investasi Kelola Dana Rp113 T

|

J Erna - Koran SI

Ilustrasi

10 Manajer Investasi Kelola Dana Rp113 T
JAKARTA - Sebanyak 10 manajer investasi (MI) berhasil membukukan total dana kelolaan (nilai aktiva bersih/NAB) produk reksa dana mencapai Rp113,288 triliun per 31 Januari 2011. NAB tersebut berasal dari reksa dana saham,reksa dana campuran, dan reksa dana pendapatan tetap.

“Dana kelolaan tidak termasuk reksa dana penyertaan terbatas dan kontrak pengelolaan dana,” ujar Analis riset PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya di Jakarta.

Dia menjabarkan, reksa dana saham dengan total dana kelolaan terbesar adalah Schroder Dana Prestasi Plus terbitan PT Schroder Investment Management Indonesia mencapai Rp13,742 triliun. Kemudian Reksa dana BNP Paribas Ekuitas dengan dana kelolaan Rp6,725 triliun, Schroder 90 Plus Equity Fund dengan dana kelolaan mencapai Rp3,331 triliun,Manulife Dana Saham senilai Rp2,271 triliun, Panin Dana Maksima mencapai Rp2,259 triliun, BNP Paribas Infrastruktur Plus sebesar Rp1,893 triliun, Manulife Saham Andalan dengan dana kelolaan Rp1,833 triliun.

Adapun dana kelolaan Schroder Dana mencapai Rp1,607 triliun,BNP Paribas Pesona sebesar Rp1,541 triliun, dan First State Indoquity Sectoral Fund yang mencatat total dana kelolaan per akhir Januari senilai Rp1,389 triliun. Reksa dana campuran yang memiliki total dana kelolaan terbesar masih berasal dari produk terbitan PT Schroder Investment Management Indonesia,yakni Schroder Dana Terpadu II sebesar Rp4,550 triliun dan Schroder Dana Prestasi senilai Rp1,062 triliun.

Selain itu, Reksa Dana BNP Paribas Spektra membukukan dana kelolaan senilai Rp1,054 triliun,BNP Paribas Equitra Rp764 miliar, Manulife Dana Campuran II Rp700 miliar, Reksa Dana Panin Dana Bersama Rp472 miliar, Optima Fleksi terbitan PT Optima Kharya Capital Management dengan total dana kelolaan senilai Rp426 miliar,Prspera Balance terbitan PT Prospera Asset Management sebesar Rp405 miliar,Panin Dana Unggulan Rp391 miliar, dan Manulife Dana Tumbuh Berimbang mencapai Rp376 miliar.

Di samping itu, reksa dana berbasis pendapatan tetap dengan total dana kelolaan terbesar berasal dari reksa dana terbitan PT Sinarmas Sekuritas dengan nama Danamas Stabil. Total dana kelolaan reksa dana ini mencapai Rp2,913 triliun.

Selanjutnya Schroder Dana Mantap Plus II senilai Rp1,647 triliun,BNP Paribas Prima II Rp939 miliar,Pendapatan Tetap Utama terbitan PT Bahana TCW Investment Management senilai Rp935 miliar,Mega Dana Pendapatan Tetap Rp886 miliar, Reksadana Rido Dua terbitan Mega Capital Indonesia dengan total dana kelolaan senilai Rp880 miliar,Reksa Dana Bahana Makara Abadi Rp714 miliar, Manulife Obligasi Negara Indonesia II Rp677 miliar, dan Optima Pendapatan Abadi Rp677 miliar dan Schroder IDR Bond Fund II senilai Rp661 miliar. Berdasarkan data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), total dana seluruh reksa dan terbitan MI pada Januari 2011 tercatat sebesar Rp136,866 triliun.

Nilai itu menurun sekitar tujuh persen dibanding total dana kelolaan pada Desember 2010 yang mencapai Rp146,68 triliun. Sementara untuk unit penyertaan reksa dana akhir Januari lalu, mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya sekitar 1,5 persen dari81,465 miliar unit menjadi 82,708 unit.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto berpendapat, kondisi industri reksa dana yang menurun seiring menurunnya kinerja IHSG secara otomatis menurunkan total NAB reksa dana. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Urusi Manusia Perahu, Pemda Berau Habiskan Rp150 Juta