Ilustrasi.
KUALA LUMPUR - Penerbangan asal Malaysia, AirAsia telah menunda pengiriman sepuluh pesawat yang dijadwalkan datang selama tiga tahun hingga 2015. 10 pesawat ini didatangkan sebagai upaya peralihan bahan bakar yang lebih efisien.
Dilansir dari AFP, Minggu (13/2/2011), sebelumnya AirAsia setuju untuk memesan 175 pesawat Airbus A320 pada 2005, dengan jadwal pengiriman berjalan dari Desember 2005 sampai Oktober 2014.
Alasan penangguhan pengiriman tersebut untuk mengganti pesanan pada 2005 yang memesan A320 classic ke pesawat A320 generasi baru yang lebih efisien bahan bakar, di mana pesawat tersebut akan diproduksi dalam waktu dekat.
Meskipun ditunda, AirAsia tetap akan mengambil pengiriman 14 pesawat pada 2012. Perusahaan mengatakan bahwa jumlah pesawat yang disampaikan pada 2015 akan meningkat sebesar 9-19 pesawat, tanpa adanya denda yang harus dibayar untuk merevisi jadwal pengirimannya.
Diketahui, pada Agustus nanti tujuh pesawat akan ditangguhkan pengirimannya dengan waktu empat tahun sampai 2015 karena kendala ruang di dalam terminal bandara Kuala Lumpur.
Sebagai informasi, AirAsia yang diluncurkan pada 2001 awalnya hanya mempunyai dua pesawat, sekarang rute wilayahnya merupakan yang terbesar keempat dengan 25 juta penumpang per tahun. (ade)