Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pefindo Proses Pemeringkatan Obligasi Rp1 T Milik Pemda

Idris Rusadi Putra , Jurnalis-Selasa, 22 Februari 2011 |14:22 WIB
Pefindo Proses Pemeringkatan Obligasi Rp1 T Milik Pemda
ilustrasi Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyatakan bakal ada dua pemerintah daerah (pemda) yang akan menerbitkan obligasi. Salah satunya, sudah memastikan akan menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun.

"Ada dua daerah yang suah menyatakan signal obligasi, mulai proses belum, mereka baru nanya nanya. Nanti biasanya mereka sudah memberikan mandat baru kita jawab," ujar Direktur Utama Pefindo Ronald T Andi Kasim ketika ditemui seusai acara peresmian Kantor Baru Pefindo di Panin Tower Senayan City, Jakarta, Selasa (22/2/2011).

Lebih lanjut dia menjelaskan Pefindo memberikan rating sebelum menerbitkan obligasi untuk dilakukan terlebih dahulu prose assesment ranking atau financial management assesment (FMA). "Pefindo selain memberikan rating sebelum penerbitan obligasi, kita walau Pemda belum berencana menerbitkan obligasi bisa datang ke Pefindo kita melakukan assesment rangking atau Financial Management Assesment (FMA)," ungkapnya

Selanjutnya dia juga mengatakan dua pemerintah provinsi (Pemprov) yang akan melakukan FMA tersebut berada di luar pulau jawa tapi sayang dia belum mau menyebutkan daerahnya. "Di luar Jawa ya, satu di Timur, satu di Tengah, Daerah pastinya nanti ya," ujarnya

Kemudian dia menambahkan kalau sudah ada Pemprov yang menyerahkan mandat ke Pefindo untuk menilai kualitas keaungannya, yang akan menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun, tapi sayang dia tidak menyebutkan daerahnya.

"Ada satu pemrov yang sudah menyerahkan mandat kepada kami untuk menilai kualitas kinerja keuangan. Menurut rencana, Pemprov tersebut akan mengeluarkan obligasi senilai Rp1 triliun untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur," tandasnya.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement