JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengganggarkan dana sekira Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk proses akuisisi perusahaan batu bara.
Perseroan menyebutkan dana untuk mengakuisisi nantinya akan diperoleh dari dana right issue yang ditargetkan akan selesai pada Juni 2011 proses right issue-nya. Adapun dana yang akan diperoleh dari right issue ini ditargetkan sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar.
Hal ini disampaikan President Director/CEO OKAS, Dharma Djojonegoro kala ditemui dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) OKAS, Jakarta, Jumat(25/2/2011).
"Untuk proses akuisisi sudah berjalan, tunggu right issue yang tinggal menunggu dari Bapepam-LK. Target dana sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar, dan rencana mayoritas dari penggunaan dana right issue ini kira-kira sebesar Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk akuisisi sementara sisanya untuk working capital," ungkapnya.
Perseroan diketahui akan mengakuisisi perusahaan ini sebesar 51-58 persen saham PT Raja Kutai Baru Makmur. Di sisi lain, perseroan tengah jajaki proses untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara lainnya dengan nilai sekira USD50 juta-USD100 juta, pada akhir tahun ini.
Dharma mengemukakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan proses akuisisi. "kalau dana kita sih siap saja. Biasanya itu dari pinjaman dari bank tapi tergantung kas internal dan ketersediaan aset," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.