Getting time...

Lebih Sering Mana, Biarpet di Indonesia atau Malaysia?

Rani Hardjanti - Okezone
Selasa, 1 Maret 2011 15:41 wib
Ilustrasi : Ist.
Ilustrasi : Ist.
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah mengejar target untuk mengalahkan perusahaan listrik Malaysia, dengan cara menghitung frekuensi terkecil yang mengalami mati lampu.

"Kapan zero padam? Rasanya masih jauh. Target teman-teman PLN tahun ini adalah mengalahkan Malaysia," ujar Dirut PLN Dahlan Iskan, dalam live chatting dengan Ikatan Alumni ITB, Senin 28 Februari malam.

Konkretnya lagi, listrik di Jawa harus mengalahkan Malaysia. Contohnya, listrik Sumatera harus mengalahkan Serawak. Sementara listrik Indonesia Timur harus mengalahkan Sabah.

"Apa ukurannya?  Kalau di Jawa mati lampunya sembilan kali per pelanggan per tahun, itu sudah mengalahkan Malaysia," jelasnya.

Kalau akhir tahun ini program mengalahkan Malaysia sudah berhasil, lanjut Dahlan, tahun depan PLN akan mencari negara mana yang bisa diloncati.

"Saya kira masyarakat belum terlalu berharap listrik di Indonesia bisa zero padam, karena hal itu akan sangat-sangat mahal investasinya. Tapi kalau bisa mengalahkan Malaysia, saya kira rakyat kita sudah cukup senang (sementara....)," tulisnya, seperti dikutip dari salinan percakapannya saat live chatting. (rhs)
  • beda » 0 Tanggapan
    Tapi kalau bisa mengalahkan Malaysia, saya kira rakyat kita sudah cukup senang (sementara....)," tulisnya, seperti dikutip dari salinan percakapannya saat live chatting. Rakyat yg mana pak ??. di NKRI itu baru sekitar 60% yg nikmati listrik klu di Malaysia mungkin >80% (?). Klu d Jkt mungkin mendekati zero pemadaman ttp d Wil Timur, sdh mesinnya tua, BBM nya susah, mesin sangat terbatas.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit