Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Geothermal Energy Komit Kurangi Gas Efek Rumah Kaca

Widi Agustian , Jurnalis-Sabtu, 19 Maret 2011 |09:31 WIB
Pertamina Geothermal Energy Komit Kurangi Gas Efek Rumah Kaca
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Geothermal Energy menandatangani Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) dengan South Pole Assets Management Ltd.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan di Jakarta, Jumat (18/3/2011), Emission Reduction merupakan salah satu bukti komitmen Pertamina dalam mengurangi gas yang menyebabkan efek rumah kaca di Indonesia. Pertamina telah menjalankan mekanisme yang besih baik di sektor hulu maupun hilir dan melaporkan pengurangan emisi setiap tahun kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

ERPA ini meliputi Lapangan Ulubelu Unit 3 dan 4 dan Lumut Balai Unit 1 dan 2 yang perkiraan emission reduction untuk setiap tahunnya mencapai  1.090.480 t CO2.

Usaha-usaha pengurangan emisi yang telah dilakukan di antaranya adalah penggunaan musicool sebagai refrigerant, transfer pengunaan solar menjadi gas pada combustion unit, meningkatkan nilai keekonomian flaring gas sehingga dapat dijual menjadi energi, penggunaan gas dengan membangun LPG plant dan terutama adalah pengembangan geothermal sebagai sumber energi yang bersih.

Proyek ERPA Lahendong Unit 5 dan 6 telah memasuki tahap final dan direncanakan akan ditandatangani beberapa bulan ke depan. Lahendong Unit 5 dan 6 Package diperkirakan akan mengurangi emisi 163.987 tCO2 per tahun.

Selain itu, Pertamina Geothermal Energy juga akan melaksanakan clean development mechanism (CDM) yang sama di Karaha Unit 1, Lumut Balai Unit 3 & 4 and Kamojang Unit 5 yang perkiraan pengurangan emisinya mencapai 970.000 tCO2 tahun.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement