Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasokan Komponen Alat Berat dari Jepang Terhambat

Sandra Karina , Jurnalis-Minggu, 20 Maret 2011 |16:27 WIB
Pasokan Komponen Alat Berat dari Jepang Terhambat
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Bencana tsunami dan gempa bumi yang terjadi di Jepang dikhawatirkan akan menghambat pasokan komponen impor untuk alat berat nasional dalam satu sampai dua bulan ke depan.

Direktur Permesinan Direktorat Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) C Triharso mengatakan, sebagian besar perusahaan komponen alat berat sebagian besar berlokasi di wilayah terjadinya bencana.

Maka dari itu, Triharso berharap, produsen alat berat nasional bisa mengoptimalkan penggunaan konten lokal. Pada saat ini, kata dia, tingkat konten lokal alat berat nasional sudah mencapai 40 persen.

Menurutnya, industri komponen alat berat nasional belum bisa memproduksi mesin (engine) dan sistem hidrolik. Jadi, kata dia, masih bergantung penuh pada impor dari Jepang.

Sementara itu, Triharso mendesak percepatan persetujuan bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) untuk sektor industri alat berat. Pasalnya, kata dia, hingga kini, tingkat suplai dan permintaan di sektor industri itu masih tidak seimbang.

"Saya sudah dikejar-kejar industri. Mereka minta dipercepat dan hingga kini belum ada kepastian," tegas Triharso.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menambahkan, persetujuan BMDTP yang molor disebabkan karena adanya masalah birokrasi.

“Iya memang harus cepat, ini sudah telat kemarin janji saya Febuari.‎â€< Akhir bulan ini pasti selesai. ‎â€

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement