Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Siap Beli Gas Cepu dari Pertamina

Yuni Astutik , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2011 |10:49 WIB
PLN Siap Beli Gas Cepu dari Pertamina
Dirut PLN Dahlan Iskan
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan berharap Pertamina bisa ambil alih produksi gas dari Exxon Mobil Corporation. Dahlan menilai Exxon kurang serius dalam mengolah produksi gas di Cepu ini.

"Terkait Cepu, kalau memang Exxon setengah-setengah dalam mengembangkan, kami mohon Pertamina mengambil alih. Biarkanlah Exxon mengerjakan minyaknya sedangkan gasnya akan dikerjakan oleh Pertamina," ungkap Dahlan saat acara penandatanganan Kerjasama Pertamina dengan PLN untuk pengembangan sistem transportasi dan receiving terminal untuk Indonesia Timur, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Menurut Dahlan, jika Pertamina mau mengambil alih produksi gas dari Exxon, maka PLN bersedia untuk membeli gas dari Pertamina dengan harga komersial.

"Nanti PLN akan membeli dengan harga 100 persen komersial sekali pun. Dengan demikian banyak hal bisa diselesaikan di negeri ini. Karena kita melihat Exxon agak ogah-ogahan mengembangkan gas di sana karena minyaknya sangat menarik. Sehingga sayang jika gasnya tidak dimanfaatkan dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN mendukung maksud dari perusahaan pelat merah tersebut. Karena menurutnya itu merupakan salah satu langkah yang cukup strategis.

"Usulan Cepu saya kira kita sudah terlalu lama menunggu  Saya mengetahui ada progress tapi agak lambat. Kalau ada ide Pertamina ambil gas dan PLN siap beli saya kira sudah sangat strategis oleh karenanya gas Cepu segera keluar dan PLN segera mengambil ini," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement