JAKARTA - PT Mandiri Sekuritas akan menjadi penjamin emisi untuk penawaran saham umum perdana (Initial Public Offering/IPO) sebanyak tiga perusahaan pada semester I-2011 ini.
Hal ini disampaikan Managing Director Mandiri Sekuritas Kartiko Wirjoatmodjo, kala ditemui usai acara Sosialisasi Implementasi Pemisahan Dana Rekening Nasabah, di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (5/4/2011).
"In the pipe line sudah ada tiga yang akan IPO, nilainya mungkin sekira Rp1 triliun untuk porsi perseroan sendiri, karena dalam penjamin emisi IPo ini kan kita sifatnya Joint Lead Underwriter (JLU)," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan dua perusahaan sektor CPO dan satu perusahaan coal adalah perusahaan yang akan ditangani proses IPO-nya. Selain itu, perseroan pun juga menangani beberapa peneribitan obligasi seperti Astra Sedaya Finance (ASF), Federal International Finance (FIF), dan Mandiri Tunas Finance.
"Kalau obligasi, kita ada banyak. Seperti FIF, ASF, Mandiri Tunas Finance, dan lain lain. Mungkin totalnya mencapai sekira di atas Rp10 triliunan," ungkap Kartiko.
Kartiko menambahkan, market share perseroan pada 2011 ini bisa mencapai sekira lima persen, di mana market share pada tahun lalu hanya mencapai tiga persen. Ini dilakukan untuk meningkatkan market share perseroan yang akan memperbesar porsi layanan online trading yang akan di-launching Juli 2011 ini.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.