JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan DPR untuk mendorong penyelesaian sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang menyangkut bidang koperasi perdagangan dan perindustrian.
Hal tersebut untuk mendorong perbaikan iklim koperasi dan perindustrian yang selama ini belum optimal. "Fraksi PKS terus mendorong agar Komisi VI DPR dapat menyelesaikan Rancangan RUU yang sedang dalam pembahasan," ujar Anggota Poksi VI Fraksi PKS Mahfudz Abdurrahman di Gedung DPR Jakarta, Selasa (5/4/2011).
Adapun RUU tersebut antara lain RUU Koperasi, RUU Perindustrian, RUU Lembaga Keuangan Mikro (LKM), RUU Sistem Resi Gudang, RUU perubahan atas UU Perdagangan Berjangka Komoditi.
Mahfudz juga mengingatkan RUU Perdagangan yang sampai saat ini belum diserahkan pemerintah kepada DPR. "Padahal keberadaan UU Perdagangan sangat penting bagi penyelematan perindustrian dan perdagangan dalam negeri," katanya.
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam menilai proses pembahasan RUU Koperasi belum menunjukan kemajuan yang signifikan. "Masih banyak yang harus dikritisi," kata Ecky. Menurut dia, koperasi sangat penting dalam mendorong perbaikan perekonomian masyarakat dan menjadi sokoguru perekonomian.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.