Getting time...

Pascatsunami Jepang

Rekontruksi, Jepang Siapkan Tambahan USD50 Miliar

Muhammad Rifai - Okezone
Jum'at, 22 April 2011 17:24 wib
Ilustrasi: Tsunami Jepang
Ilustrasi: Tsunami Jepang
TOKYO - Jepang menyusun anggaran tambahan senilai lebih dari USD50 miliar untuk membiayai usaha rekonstruksi pascatsunami yang melanda. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menyetujui anggaran sebesar 4,1 triliun yen setara dengan USD50 miliar. Parlemen Jepang diharapkan meluluskan anggaran tersebut minggu depan.

"Ini adalah langkah pertama menuju pembangunan kembali Jepang setelah bencana besar," kata Menteri Keuangan Yoshihiko Noda seperti dikutip dari AP, Jumat (22/4/2011).

Pemerintah akan mengalokasikan sekitar 1,2 triliun yen untuk memperbaiki jalan dan pelabuhan yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami. Bencana tersebut menghancurkan banyak industri di Jepang Timur Laut dan menewaskan lebih dari 25.000 orang. Pemerintah akan menghabiskan lebih dari 362 miliar yen untuk membangun rumah sementara untuk korban bencana, dan 352 miliar yen untuk pembersihan puing reruntuhan.

Pemerintah mengatakan biaya gempa bumi dan tsunami bisa mencapai USD309 miliar. Hal itu membuat bencana alam tersebut dicatat sebagai bencana paling mahal di dunia. Jepang harus menaikan empat kali lipat pajak penjualan karena berurusan dengan defisit anggaran yang tinggi.

Para ekonom di Jepang menggambarkan, negara-negara industri mengatakan utang publik Jepang lebih dari dua kali produk domestik bruto itu tidak membuat banyak pilihan. Jepang pun secara bertahap harus menaikkan pajak penjualan. Saat ini setinggi lima persen, sampai nanti setinggi 20 persen.

(wdi)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit