Emas. Foto: AFP
JAKARTA - Harga emas kembali beranjak menguat di tengah kondisi dolar Amerika Serikat (AS) yang berada dalam posisi terendahnya dalam dua setengah tahun terakhir. Selain itu, Investor tampak wait and see atas hasil pertemuan the Fed yang membahas tentang kelonggaran kebijakan moneter.
Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (27/4/2011), harga emas di pasar spot menguat 0,5 persen menjadi USD1.508,96 per ounce. Harga emas ini sempat berada di posisi tertingginya pada awa pekan dengan parkir di level USD1.518. Sementara harga emas di pasar berjangka naik 0,4 persen ke USD1.510.
Di sisi lain, harga perak juga menguat satu persen menjadi USD45,96 per ounce. Sebelumnya, harga logam ini sempat tergelincir sebanyak tiga persen, ini merupakan penurunan terbesar dalam enam pekan terakhir.
Di pasar berjangka, harga perak naik 2,3 persen jadi USD46,08 setelah sebelumnya juga anjlok hingga 5,4 persen.
Semua mata tertuju pada hasil pertemuan bank sentral AS, the Fed yang dipimpin oleh Ben Bernanke. Diekspetasikan, bank sentral tersebut tidak akan terburu-buru kembali mendukung perusahaan besar dengan menaikkan tingkat suku bunga. (Whisnu Bagus & Widi Agustian/Koran SI/wdi)