Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duta Graha Klaim Masalah Hukum Tak Seret Kinerja

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 29 April 2011 |12:29 WIB
Duta Graha Klaim Masalah Hukum Tak Seret Kinerja
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Masalah hukum yang menimpa PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) diharapkan tidak mempengaruhi kinerja perseroan.

"Sehubungan dengan situasi yang berkembang dan mencermati yang terjadi saat ini, terutama menyangkut persoalan Manager Pemasaran DGIK Saudara Muhamad El Idris, Kami sedang mengambil langkah-langkah baik secara internal maupun secara eksternal," kata Corporate Secretary Duta Graha Indah Djohan Halim dalam keterangan tertulisnya kepada okezone di Jakarta, Jumat (29/4/2011).

Secara internal, manajemen akan melaporkan dan mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan dan pencapaian Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diadakan Mei 2011. Secara eksternal, perseroan akan mengikuti dan mendukung seluruh proses hukum yang berlangsung dengan lancar dan proposional menghadapi situasi ini.

Perusahaan pun menjaga kepentingan karyawan, baik yang tetap maupun tidak tetap yang berjumlah kurang lebih 10 ribu orang yang tersebar di 11 kantor cabang di seluruh Indonesia, serta lembaga, mitra terkait dengan kegiatan usaha seperti perbankan, supplier.

"Tentu saja sebagai perusahaan publik, kami akan berupaya penuh menjaga kepentingan pemegang saham publik perseroan yang berjumlah sekira 2.000 investor. Duta Graha pun berharap proses selama proses hukum ini berlangsung, kiranya perusahaan tetap dapat beroperasi melewati masa-masa sulit seperti ini," imbuhnya.

Sekarang ini, proses hukum tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Manajer Pemasaran DGIK Muhammad El Idris yang diduga menyuap Wafid Muharam, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam pembangunan Wisma Atlet di Palembang, Sumatera Selatan.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement