JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengklaim, proyek 10.000 MW sudah mulai berjalan tahun ini. Meski demikian, ada proyek yang baru dimulai pada 2013.
Direktur Utama PLN Dahlan Iskan membantah bahwa proyek 10.000 MW tahap I belum beroperasi. “April dan Mei 2011 sudah mulai beroperasi,” ujar Dahlan melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Rabu (25/5/2011).
Dia menyebutkan, untuk tahap I yang sudah masuk antara lain, Rembang 1 dan 2 dengan kapasitas masing-masing sebesar 315 MW, Indramayu 1 dan 2 masing-masing sebesar 315 MW, Suralaya 8 dengan kapasitas 625 MW, dan Lontar 1 dengan kapasitas 300 MW. Dalam waktu dekat, akan ada penambahan Indramayu 3 dengan kapasitas 315 MW.
Dahlan optimistis tahun ini akan rampung 4.500 MW dan 1.000 MW selanjutnya akan selesai 2013. “Kenapa ada yang baru selesai 2013? Karena kalau semua jadi, di 2013 kelebihan listrik. Maka yang 1.000 MW dimulai 2013 pengerjaannya dan hati-hati sehingga kualitasnya lebih bagus,” imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, operasional proyek 10.000 Mega Watt (MW) yang awalnya ditargetkan mulai berjalan tahun ini, terpaksa ditunda hingga dua tahun mendatang. Konsekuensinya tentu saja berimbas pada kemungkinan membesarnya subsidi listrik ditengah gejolak harga minyak dunia. Pemerintah membantah keterlambatan tersebut bukan berarti sebuah kegagalan.
“Tidak gagal, tapi terlambat. Kalau terlambat dibilang gagal, silahkan saja. Terlambat dalam arti operasinya,” tegas Deputi bidang sarana dan prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Dedy Priatna.
Program yang dimulai 2007 ini, awalnya ditargetkan tuntas dalam waktu lima tahun atau mulai beroperasi tahun ini. Dedi menyebutkan, operasional proyek 10.000 MW tersebut, kemungkinan baru bisa berjalan pada 2012-2013. Hanya saja, Dedi mengklaim, hampir keseluruhan proyek-proyek pembangkit listrik sudah usai. Dia menyebutkan, ada 10 proyek ketenagalistrikan di pulau Jawa dan 25 proyek diluar Jawa yang sudah rampung. “Jadi ada 35 proyek,” singkatnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.