World Economic Forum Wadah RI Masuki Globalisme Baru

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Minggu, 12 Juni 2011 16:59 wib
World Economic Forum. Foto: Heru Haryono/okezone
World Economic Forum. Foto: Heru Haryono/okezone
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta masyarakat tidak hanya menilai World Economic Forum (WEF) sebagai sebuah forum biasa tetapi sebagai wahana untuk memasuki globalisme baru.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar saat media briefing World Economic Forum 2011, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Minggu (12/6/2011).

"Jangan melihat penyelenggaraan WEF hanya dari satu-dua hari saja. Namun, ini adalah wahana Indonesia untuk memasuki new globalisme yang sudah pernah disampaikan SBY di Davos Januari lalu," ungkapnya.

Di samping itu, dia juga melihat WEF sebagai kesempatan untuk meningkatkan basis industri di dalam negeri. "Karena di WEF ini akan ada banyak sekali pihak seperti pemerintah, pelaku usaha, bahkan NGO," lanjutnya.

Selain itu, dalam WEF tersebut sudah tidak bisa lagi dibedakan antara perdagangan, industri dan investasi karena hal ini adalah sebuah paket.

"Investasi yang meningkat akan menggerakkan hilirisasi dan ini potensinya baik untuk meningkatkan ekspor. Apalagi kalau kita lihat, struktur ekspor impor kita mengalami perubahan, tidak lagi didominasi ke negara besar tetapi negara-negara emerging seperti China dan India," tandasnya. (ade)
  • sandi » 0 Tanggapan
    Forum ini adalah wahana Indonesia untuk memasuki new globalisme yang sudah pernah disampaikan SBY. Indonesia juga dapat meningkatkan basis industri di dalam negeri. Dengan Meningkatnya Indutri, maka akan meningkat pula perekonomian Indonesia. DI Tangan SBY, Indonesia dapat bersaing dengan negara maju di perekonomian
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit