ilustrasi Foto: Corbis
JAKARTA - Anak Usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), yaitu PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) sudah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga Maret 2011 adalah sebesar USD48 juta.
"Dari capex tahun ini yang kita anggarkan yaitu sebesar USD250 juta, hingga Maret 2011 ini sudah terealisasi sebesar USD48 juta," ungkap Direktur DOID Ariani Vidya Sofjan, kala ditemui usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (13/6/2011).
Capex tersebut digunakan BUMA untuk membeli alat-alat berat guna untuk menunjang kinerja perusahaannya tersebut. Alat berat yang dibeli tersebut berasal dari antara lain Hitachi dan Komatsu.
Adapun sumber pendanaan untuk capex tersbut berasal dari dana right issue yang diterbitkan oleh induk perusahaan yaitu PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melakukan penawaran umum terbatas (PUT) II melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue dengan harga Rp900 per saham.
Harga saham ini lebih murah dibandingkan harga saham perseroan yang sebesar Rp1.120 pada akhir perdagangan Rabu (8/6/2011). Nilai right issue ini mencapai Rp1,2 triliun. Jumlah saham yang akan salurkan adalah 1,36 miliar lembar saham setara dengan 16,7 persen dengan nilai nominal Rp50 per saham.
Seperti dikutip dari prospektus yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, beberapa waktu lalu, setiap pemegang 500 saham perseroan memiliki 100 HMETD . Di mana tiap satu HMETD berhak atas satu saham perseroan.
Dana right issue ini akan dipergunakan perseroan untuk membayar sebagian utang kepada BUMA sebesar 38 persen. Di mana perseroan meminjam sebesar USD267,94 juta. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tahun 2015, dana akan dikembalikan dalam bentuk tunai atau dengan dividen yang ditetapkan perseroan. Dana tersebut digunakan perseroan untuk belanja modal BUMA, modal kerja dan keperluan korporat lainnya.
Sebesar 51 persen digunakan untuk pertumbuhan organik BUMA, termasuk belanja modal. Dan sisanya sebesar 11 persen digunakan untuk modal kerja perseroan.
Untuk itu, perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 13 Juni mendatang. HMETD dapat diperdagangkan mulai 27 Juni hingga 4 Juli. Dan pencatatan saham baru di bursa akan dilakukan pada 27 Juni. Lalu pelaksanaan HMETD terakhir pada 4 Juli. (and)