Kinerja Keuangan Humpuss Anjlok 142%

Widi Agustian - Okezone
Sabtu, 18 Juni 2011 14:17 wib
Ilustrasi: Grafik
Ilustrasi: Grafik
JAKARTA - Kinerja keuangan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) benar-benar jeblok. Pada kuartal I-2011, perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp5,7 miliar, atau selisih 142 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp13,4 miliar.

Seperti dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (19/6/2011), pendapatan usaha perseroan naik 19 persen menjadi Rp141,7 miliar dari sebelumnya Rp118,6 miliar.

Laba kotor pun naik menjadi Rp23,6 miliar dari sebelumnya yang hanya Rp607,9 juta. Tapi, perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp1,6 miliar, masih lebih rendah dari periode sebelumnya yang sebesar Rp27,3 miliar.

Lalu, beban bunga yang sebesar Rp9,6 miliar, lebih besar daripada sebelumnya Rp325 juta tampak menekan kinerja keuangannya. Tambahan tekanan muncul lagi dengan laba kurs yang semakin menipis menjadi Rp3,3 miliar dari sebelumnya Rp43,4 miliar.

Total kewajiban HITS melonjak 33 persen menjadi Rp1,05 triliun dibandingkan dengan sebelumnya Rp790,7 miliar. Kewajiban ini terdiri dari kewajiban lancar sebesar Rp607,7 miliar, naik 66 persen menjadi Rp366 miliar. Lalu kewajiban tidak lancar perseroan naik lima persen jadi Rp447 miliar dari sebelumnya Rp424,5 miliar.

Di samping itu, total aset juga turun 20 persen pada kuartal I-2011 menjadi Rp1,66 triliun dari sebelumnya Rp2,1 triliun. (wdi)
  • ayurateh » 0 Tanggapan
    Selamat Sore !!!!!!!!! Anjloknya posisikeuangan PT Humpuss yang ditandai dengan menurunya laba perusahaan 94,9% diantaranya adalah: -Pengaruh nilai harga barang di pasar yang wajar dan meningkatnya beban produksi yang diluar dugaan oleh para pimpinan perusahaan. -Kurang kehati-hatian dalammengelola keuangan yang disebabkan karena ketidaktahuan dampak dan pengaruh sektor keuangan global melalui standar pelaporan keuangan internasional secara baku yang diterapkan secara konsesi Internasional, -Kurangnya tenaga kerja yang ahli yang berorientasi pada nilai dan tingkat harga pasar yang relevan dan perlunya adanya tenaga marketing yang andal yang mengerti dan mampu mengantisipasi faktor nilai kerugian yang pasti atau yang myngkin akan terjadi akibat dampak pergeseran nilai rupiah terhadap US Dollar,mengingat nilai penjualannya lebih didominasi dalam bentuk mata uang asing. - Kurangnya analisa kurs mata uang asing secara cermat karena kurangnya tenaga ahli dibidangnya(monitoring dalam aspek keuangan)Group Humpuss secara menyeluruh. -Beratnya pekerjaan yang tidak menentu sehingga pimpinan kebingungan untuk mengambil keputusan dalam pekerjaan yang senantiasa dihadapi pada kasus yang baru dan mendadak yang menyulitkan dan penuh perdaingan global. Saran-saran: -Perlu dilakukan pos monitoring melalui Komite audit PT Humpus Group yang independen antaralain: Diketuai Komisaris Independen (dalam hal ini yang ahli dibidangnya) yang bertanggungjawab secara langsung kepada Presiden Komisaris PT Humpuss Group secara kontinyu dan simultan yang bertujuan untuk mendapatkan keandalan informasi data yang,sehat,benar,wajar dan akurat dan dapat dipercaya. - Diperlukan tenaga pengelola keuangan yang andal yang diketuai oleh Penasehat Keuangan Khusus PT Humpus Group yang mengetahui seluk beluk bidang industri yang dikelola oleh PT Humpuss Group secara mendalam dipadu dengan Ilmu Keuangan yang andal dan dapat Dipercaya dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar. -Perlu adanya Pengamanan data-data keuangan dan pelaporan Akuntansi yang tajam dan akurat setiap periodik dalam rangka pelaporan keuangan yang didukung dengan dokumen dan bukti-bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan melalui beberapa consultant individual yang ahli dibidangnya. -Perlu dilakukan rapat kerja koordinasi dalam bentuk Tim Khusus pengelolaan keuangan (termasuk pengelolaan hutang piutang, khususnya dalam bentuk Mata uang asing secara hati-hati) secara periodik, dan hal-hal yang berkaitan dengan standar akuntansi dan keuangan,kebijakan manajemen, isu masalah tehnik,valas dn isu global lainnya yang berdampak signifikan terhadap kelangsungan hidup PT Humpuss group secara keseluruhan. -Perlu adanya pengawasan/Inspeksi khusus melalui tim ainternal audit independen perusahaan yang tangguh dan bertanggungjawab yang sanggup mengamankan aset dan menjamin kelangsungan hidup perusahaan jangka panjang. Demikianlah saran saya ini semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, lebih dan kurangnya saya mohon maaf kepada semua pihak yang berkepentingan. Salam hormat rateh-07 oct 2011 Hp 0816 75 1466
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit