Pengusaha Bentuk Komunitas Anti Suap

Selasa, 21 Juni 2011 18:25 wib | Gina Nur Maftuhah - Okezone

Ilustrasi Ilustrasi JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama PT Chevron Indonesia dan PT Siemens Indonesia menandatangani pakta anti suap yang tertuang dalam Komunitas Pengusaha Anti Suap (Kupas).

"Selama ini, stigma yang melekat pada pengusaha adalah sebagai pelaku suap sekaligus korban dari sistem yang korup," ungkap Ketua Komunitas Pengusaha Anti Suap Indonesia (Kupas) Ai Mulyadi Mamoer dalam acara Sosialisasi dan Pemantapan Tekad Media National Corporation (MNC) Antisuap di Central Senayan I Office Centre, Jakarta, Selasa (21/6/2011).

Oleh karenanya, ia ingin membuat solusi dari masalah ini dengan membuat Kupas ini. "Ini hal yang tidak mudah karena kita harus melakukan 4K yaitu komitmen, konsep, konsisten dan konsekuen," lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah pencegahan suap adalah dengan menyelenggarakan pelatihan yang diikuti pejabat MNC, rekanan, suplier, kontraktor, vendor, konsultan, mitra kerja seperti joint venture, joint operation, konsorsium dan lain-lain.

Selain itu, Kupas juga telah melakukan MoU antara Kupas Indonesia dengan ESQ Leadership Centre dalam rangka pelatihan spiritual dan emosional kepada para pengusaha.

Di tempat yang sama, wakil ketua KADIN Bambang Susatyo menyatakan bahwa suap identik dengan pengusaha dan terjadi di berbagai tahapan proyek mulai dari perizinan sampai pascaproduksi.

"Kalau suap terus terjadi akan jadi beban masyarakat karena penerimaan negara berkurang. Selain itu barang yang dihasilkan pengusaha jadi mahal karena cost-nya besar untuk suap," tandasnya. (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »