JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan komposisi asing dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI) masih cukup besar yakni mencapai 33 persen dari total SBI keseluruhan.
Kabiro Humas BI Difi A Johansyah mengatakan, sampai minggu kedua pada Juli 2011 ini, komposisi asing dalam SBI mencapai Rp60 triliun.
"SBI asing masih tinggi di mana mencapai 33 persen per pertengahan Juli 2011. Namun hampir seluruhnya jangka panjang temponya," jelas Difi, dalam acara Bincang Bareng Media (BBM), di Gedung BI, Jakarta, Selasa (19/7/2011).
Lebih lanjut dari jumlah komposisi asing dalam SBI tersebut mayoritas SBI bertenor sembilan bulan setelah dikeluarkan kebijakan minimal kepemilikan SBI enam bulan.
"Dulu sebelum ada minimum holding periode enam bulan, sebagian besar asing itu numpuk di SBI yang tenornya jangka pendek sampai tiga sampai enam bulan yang dikhawatirkan jika terjadi sudden reversal. Tapi sekarang tidak," jelasnya.
Sedangkan untuk Surat Berharga Negara (SBN), Difi menambahkan komposisi asing di SBN hampir sama dengan komposisi asing di SBI yaitu mencapai 33,8 persen.
"Nominalnya sekira Rp242 triliun, porsi asingnya hampir sama dengan SBI," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.