>

Diserbu Pengusaha, Sandiago Uno Jadi Artis Dadakan

|

Rohmat - Okezone

Sandiaga Uno saat diserbu pengusaha. Foto: Rohmat/okezone

Diserbu Pengusaha, Sandiago Uno Jadi Artis Dadakan
NUSA DUA - Pesona bos Saratoga Group, Sandiago Uno, masih cukup kuat. Terbukti usai berbicara kewirausahaan di forum "Regional Entrepreneurship Summit di Bali, ia langsung diserbu para pengusaha muda yang ingin berfoto bersama.

Sandiaga menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan yang mengusung tema "Emerging Entrepruneur: The Next Big Chapter", bersama dengan pembicara asing lainnya, di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (24/7/2011).

Begitu sesi pertama usai dan memasuki "coffe break", tanpa dikomando, para peserta Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI), langsung maju mendekati sang miliarder itu untuk bisa bertemu dan bercakap ringan.

Mereka rela antre bergantian mulai memperkenalkan diri, bertukar kartu nama, mengajukan proposal, berfoto bersama atau sekadar berjabatan tangan. Pria yang disapa Sandi itu tampak sabar melayani para pengusaha muda ini, sembari terus menebar senyum.

"Wah Mas Sandi jadi artis dadakan nih," celetuk seorang wanita berjilbab.

Saat melayani permintaan foto bersama, sambil sesekali, Sandi menyelipkan pesan kepada mereka untuk tetap bersemangat berkarya di bidang masing-masing dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di Tanah Air.

Banyaknya pengusaha muda yang mengikuti kegiatan tersebut termasuk ingin mendengarkan pidato dan pandangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), kata Sandi, hal itu menunjukkan animo mereka yang cukup besar untuk mengembangkan kewirasahaan.

Pertemuan tersebut dinilai penting, karena banyak dihadiri perusahaan-perusahaan dunia serta para wanita yang telah menciptakan kewirausahaan.

"Dalam dua hari ini, kita melihat ada 200-an pengusaha muda juga kaum perempuan ikut hadir, ini kesempatan luar biasa, karena mereka dapat melihat dan berinteraksi dengan pemain-pemain kelas dunia," tutup Sandi yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini. (ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Lahan Kalimantan Utara Belum Digarap Maksimal