Credit Suisse PHK 2.000 Karyawannya!

Yuni Astutik - Okezone
Jum'at, 29 Juli 2011 08:30 wib
Credit Suisse. Foto: CEO World
Credit Suisse. Foto: CEO World
ZURICH - Credit Suisse melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekira 2.000 karyawan akibat menurunnya aktivitas perdagangan dan melemahnya mata uang franc Swiss pada kuartal kedua.

Bank yang memiliki investasi di seluruh dunia ini sedang mengalami pelambatan perdagangan sebagai imbas dari utang di zona Eropa dan Amerika Serikat (AS). Peraturan perbankan, memaksa bank itu untuk menahan modal yang digunakan untuk melindungi dari goncangan di masa depan.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/7/2011) bank terbesar kedua di Swiss itu menyatakan berencana untuk memotong setidaknya 4 persen dari seluruh staf yang berjumlah 50.700 orang.

Laba bank anjlok hingga 76 persen pada kuartal kedua tahun ini menjadi 595 juta franc swiss atau setara dengan USD742,6 juta dibanding kuartal pertama. Sementara kompetitornya, UBS dan Deutche Bank hanya turun 36-17 persen.

Padahal analis memperkirakan pendapatan dari bank ini bisa mencapai 1 miliar franc. Keadaan tidak menguntungkan ini mendorong perbankan memberhentikan stafnya.

Sejumlah bank yang berencana melakukan PHK antara lain Standard Chartered, Lloyds, Goldman Sachs, dan UBS. Bahkan HSBC telah memberhentikan setidaknya 10 ribu stafnya.

"Kami berharap suku bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu dan franc Swiss menguat karena akan berdampak positif pada kinerja kami. Karenanya kami terus melihat tingkat yang lebih rendah aktivitas ekonomi masih lemah dan aktivitas perdagangan masih volatile," ungkap Chief Executive Brady Dougan. (wdi)
TWITTER »
twit