Unit Kartu Kredit HSBC Dijual ke Capital One

Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone
Kamis, 11 Agustus 2011 14:01 wib
Ilustrasi Foto: Corbis
Ilustrasi Foto: Corbis
AMERIKA SERIKAT - HSBC menyetujui penjualan divisi kartu kredit di Amerika Serikat (AS) kepada Capital One Financial seiring restrukturisasi bank terbesar di Eropa tersebut.

Penjualan unit yang memiliki aset sekira USD30,4 miliar tersebut merupakan bagian dari rencana global pemotongan biaya hingga USD3,5 miliar di bawah kepemimpinan CEO baru HSBC, Stuart Gulliver.

Beberapa unit operasional HSBC di AS memang berjuang setelah krisis subprime morgage di 2008 lalu. Penjualan tersebut diperkirakan akan mendatangkan keuntungan sesudah pajak sekira USD2,4 miliar. Demikian dikutip dari BBC, Kamis (11/8/2011).

Pekan lalu, HSBC mengatakan, krisis tersebut berdampak pada setengah dari cabang-cabang berkinerja buruk di AS. Hal ini terlihat dari penjualan 195 outlet mereka ke First Niagara Financial Group senilai USD1 miliar, dan menutup lebih dari 13 outlet lainnya. Krisis tersebut juga akan memangkas 30 ribu pekerjaan di seluruh dunia pada 2013 mendatang.

Penjualan yang diumumkan, Rabu 10 Agustus itu meliputi divisi MasterCard, Visa, private label, dan operasi kartu kredit lainnya. Unit bisnis kartu kredit ini sendiri dibeli HSBC pada 2003 dan disebut Household.

Berdasarkan kesepakatan, HSBC akan menerima uang tunai, sementara Capital One menerima saham. Meski demikian, penjualan tersebut tidak termasuk dengan divisi kartu kredit di HSBC cabang AS, yang memiliki aset sekira USD1,1 miliar

Akuisisi HSBC oleh Capital One adalah pembelian kedua dalam jumlah besar tahun ini. Pada Juni lalu, Capital One dibayar USD9 miliar dalam bentuk tunai dan saham oleh ING Direct USA, bagian dari divisi online bank Belanda. (and)
TWITTER »
twit