JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menuturkan ada beberapa kendala terkait penyaluran fasilitas likuditas pembiayaan perumahan (LKPP) yang dilakukannya.
"Masih ada beberapa kendala terkait FLPP di lapangan," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di sela acara buka puasa di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Senin (15/8/2011).
Kendala tersebut, antara lain diperlukannya NPWP dan SPT. Selain itu, kelangkaan akte jual beli juga menjadi kendala. "Yang LFPP terkendala, untuk rumah yang nilainya di bawah Rp100 juta kita arahkan untuk mengambil kredit rumah nonsubsidi," kata Iqbal.
Kendati demikian, hal ini merupakan hambatan yang menganggu aktivitas kredit perseroan. Kendati demikian, bank pelat merah yang sekarang merupakan emiten ini tetap optimis kreditnya tumbuh sebesar 25-30 persen hingga akhir tahun.
Dia menjelaskan, jika porsi pangsa pasar perumahan BTN per Juni mencapai 26 persen. Sementara pangsa KPR bersubsidi mencapai 97 persen.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.