Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Impor Elpiji Diklaim Hanya Saat Lebaran

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Senin, 22 Agustus 2011 |18:46 WIB
Impor Elpiji Diklaim Hanya Saat Lebaran
Ilustrasi. Foto: Koran SI
A
A
A

KARAWANG - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali memastikan bahwa impor elpiji sebanyak dua kali lipat dari hari-hari biasa hanya dilakukan selama masa Lebaran.

"Iya, itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat misalnya kan ada peningkatan untuk memasak dan sebagainya," ungkap Dirjen Migas ESDM Evita Legowo ketika mengikuti Safari Ramadan bersama Menteri ESDM ke Cikampek dan Karawang, Senin (22/8/2011).

Seperti diketahui, untuk mengamankan stok elpiji selama Lebaran sebesar 172.668 metrik ton (MT), PT Pertamina (Persero) meningkatkan impor elpiji dari kondisi normal sebanyak tiga kargo per bulan menjadi enam kargo per bulan (setara dengan 264 ribu metrik ton).

"Itu maksimal paling sampai H+7 setelah Lebaran (impor), setelah itu normal lagi," lanjut dia.

Meskipun masih impor, tetapi Pertamina mengakui bahwa pasokan elpiji per tanggal 21 Agustus ini aman. Untuk memenuhi kebutuhan elpiji nasional sebesar 172.668 metrik ton, stok ini berada di kilang, depot, kapal, floating storage offloading (FSO) dan Tanjung Uban. Dengan konsumsi harian elpiji sebesar 141w8 metrik ton, ketahanan stok elpiji nasional aman untuk  12,23 hari (15 Agustus-15 September).

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement