Moody's Turunkan Peringkat Kredit Jepang

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Rabu, 24 Agustus 2011 10:44 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
TOKYO - Moody's Investors Service menurunkan peringkat kredit Jepang, mengikuti prospek pertumbuhan ekonomi yang lemah di negara itu. Di mana utang pemerintah sangat besar dan adanya kekacauan politik yang konstan.

Dilansir dari Associated Press, Senin (24/8/2011), Moody's memangkas rating obligasi Pemerintah Jepang ke Aa3 dari AA2. Rating ini jatuh tiga takik di bawah rating tertinggi Moody's yakni Aaa.

Downgrade ini menempatkan peringkat Jepang Moody's sejalan dengan lembaga-lembaga besar lainnya. Adapun Standard & Poor dan Fitch memberikan peringkat ke Jepang AA-, tiga takik bawah peringkat atas mereka AAA.

Pada Mei, Moody's telah memperingatkan peringkat itu bisa menurunkan Jepang setelah negara dengan ekonomi terbesar di dunia nomor tiga ini kembali tergelincir ke dalam resesi di kuartal pertama karena output dan ekspor jatuh setelah gempa bumi dan tsunami 11 Maret.

Pihak Moody's mengungkapkan bila perubahan administrasi kepemerintahan di Jepang yang terlalu sering telah mencegah pemerintah Jepang mengadopsi kebijakan ekonomi dan fiskal jangka panjang yang efektif. Pemangkasan rating ini muncul menjelang pergantian kepemimpinan di Jepang.

Tenggelamnya popularitas, membuat Perdana Menteri Naoto Kan dan kabinetnya mempersiapkan untuk mengundurkan diri minggu depan. Itu akan mengatur pemilihan kepemimpinan dalam partai yang berkuasa dan perdana menteri baru di Jepang yang keenam kalinya dalam empat tahun.

Kan telah dikritik karena kepemimpinannya kurang bergaung setelah gempa dan tsunami pada 11 Maret, serta krisis nuklir berikutnya. Di mana korban bencana mengeluhkan bantuan dan upaya pemulihan yang lambat.

Sementara itu, masalah ekonomi Negeri Sakura itu juga diperparah oleh bencana alam dan krisis nuklir. Utang Jepang yang membengkak dua kali ukuran dari produk domestik bruto negara itu.

"Perkembangan lebih lanjut ini menghambat kemampuan ekonomi Jepang untuk mencapai tingkat pertumbuhan yang cukup kuat untuk terus mengurangi defisit anggaran," kata Moody.

Moody's pun telah mempertahankan rating AAA untuk Amerika Serikat (AS). Adapun pada awal bulan ini, Standard & Poor mengambil langkah belum pernah terjadi sebelumnya penurunan AS, mengutip defisit besar dan kebuntuan politik. (ade)
TWITTER »
twit