Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Exxon Jual 30 Saham di Blok Arun

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Jum'at, 26 Agustus 2011 |08:46 WIB
Ini Alasan Exxon Jual 30 Saham di Blok Arun
Logo Exxon. Foto: Blogspot
A
A
A

JAKARTA - Exxon Mobil Oil Indonesiia Inc menyampaikan alasan penjualan 30 persen sahammnya di Blok Arun. Menurut pihak Exxon, daerah penghasil gas itu akan lebih maksimal jika dikelola oleh pihak lain.

"Kami terus melakukan pengkajian dan evaluasi soal Blok Arun itu. Kami pikir pengelolaannya bisa lebih maksimal jika dikelola pihak lain. Itu hal yang biasa dalam pengelolaan migas," ungkap Exploration Public Affairs Manager Exxon Vasta C Choesin dalam acara buka bersama, Kamis (25/8/2011) malam.

Lebih lanjut dia menyatakan sampai saat ini langkah untuk menjual 30 persen saham di lahan gas di Aceh tersebut masih sebatas penawaran. BP Migas berharap, perusahaan migas nasional seperti Pertamina (persero), Medco, atau lainnya akan mengambil alih kepemilikan saham tersebut.

"Sekali lagi saham kita ya yang ditawarkan ke sana, bukan production sharing. Kalau sampai saat ini sendiri masih penawaran dari berbagai pihak, kami belum memutuskan, kita lihat saja siapa yang menawarkan pilihan terbaik," lanjut dia.

Seperto diketahui, ExxonMobil melepas sahamnya di sektor operasi gas dan gas alam cair di Blok Arun, Nanggroe Aceh Darussalam. Ada tiga perusahaan yang sahamnya dilepas, yakni Mobil Exploration Indonesia Inc, ExxonMobil Oil Indonesia Inc, dan Mobil LNG Indonesia Inc.

Porsi saham yang dilepas masing-masing 100 persen untuk Blok B Arun dan Lapangan North Sumatera Offshore. Saham yang dilepas untuk operasi gas alam cair di PT Arun NGL sebanyak 30 persen. Sepanjang 2010, lapangan ini memproduksi rata-rata 215 juta kubik per hari (mmscfd) gas dan kondensat tiap tahun.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement