Kanselir Jerman Angela Merkel Foto: Topnews
JERMAN - Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, para investor mencoba 'memeras' pemerintah untuk membantu menyelesaikan utang negara-negara Eropa.
"Setelah pemerintah mem-bail out bank, pasar keuangan kembali mencoba 'memeras' pemerintah dan mengatakan, 'Kalian membuat banyak utang,'" kata Merkel seperti dikutip dari situs Bloomberg, Sabtu (27/8/2011).
Solusinya, kata Merkel, menekan negara-negara dengan tingkat utang tinggi untuk benar-benar menurunkan utang mereka. "Eropa yang memiliki mata uang sama memerlukan tugas yang sama juga," imbuhnya.
Merkel menegaskan, posisinya pada krisis utang zona euro regional sebelum dewan perwakilan rakyat (DPR) Jerman memutuskan memberi bantuan keuangan kedua bagi Yunani, serta ekspansi wewenang pada krisis keuangan Uni Eropa.
Kanselir yang masuk daftar wanita paling berpengaruh di dunia ini bersikukuh menolak obligasi euro, sebuah utang bersama yang diterbitkan negara-negara euro, yang didukung oleh dua partai oposisi utama Jerman yakni Partai Sosial Demokrat dan Partai Hijau.
"Kita harus memasang tanda berhenti yang jelas dan mengatakan kami tidak akan melakukan itu. Ini menunjukkan kami melakukan pekerjaan rumah dan bertanggung jawab," tegasnya. (and)