>

Menkeu: Pemda Kurang Perhatikan Program KB

Rabu, 7 September 2011 - 11:39 wib | Martin Bagya Kertiyasa - Okezone

Ilustrasi. Foto: Wordpress

Menkeu: Pemda Kurang Perhatikan Program KB
JAKARTA - Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo keluhkan pemerintah daerah yang tidak memperhatikan pentingnya pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB). Imbasnya, pertumbuhan penduduk di Indonesia menjadi tinggi.

Agus mengatakan, pertumbuhan penduduk disebabkan oleh tingginya disparitas angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) antarprovinsi, antarwilayah desa-kota dan antarkelompok umur yang dipengaruhi belum sinergisnya kebijakan kependudukan dalam pelaksanaan program KB di kabupaten/kota.

"Pada era otonomi daerah, program KB menjadi urusan wajib pemerintah daerah, sehingga apabila dianggap bukan program prioritas, maka kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah," ungkap menkeu di ruang rapat paripurna, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2011).

Selain itu, lanjut menkeu, kualitas penduduk juga berpengaruh terhadap laju perumbuhan penduduk. "Dengan demikian, tingkat pendidikan terutama pengetahuan dan kesadaran remaja dan pasangan usia subur tentang KB dan kesehatan reproduksi harus lebih ditingkatkan," jelas dia.

Menkeu menambahkan, guna menekan laju pertumbuhan maka diperlukan revitalisasi program KB secara nasional. Adapun langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah, kata dia, antara lain penguatan akses dan kualitas pelayanan KB.

Selanjutnya, diperlukan penguatan kapasitas tenaga dan kelembagaan KB di lini lapangan dalam rangka pembinaan dan peningkatan peserta akseptor KB, serta promosi dan penggerak masyarakat untuk ber-KB.

"Selain itu, penguatan kelembagaan di tingkat kabupaten/kota perlu terus ditingkatkan sesuai dengan UU No 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga," tukasnya. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    ERP Dorong Pembangunan Infrastruktur Transportasi