Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Makin Terpangkas ke Rp8.730

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 14 September 2011 |16:50 WIB
Rupiah Makin Terpangkas ke Rp8.730
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Banyaknya dana asing yang keluar pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), membuat rupiah tidak mampu menguat. Perdagangan rupiah sore ini ditutup pada level Rp8.730 per USD.

Mengutip yahoofinance, rupiah pada Rabu (14/9/2011) menurun 212,5 poin dan diperdagangkan di level Rp8.955, dengan kisaran harga Rp8.697-9.110 per USD. Sementara, Kurs tengah Bank Indonesia (BI), mencatat rupiah diperdagangkan pada Rp8.730 per USD, melemah setelah sebelumnya berada pada Rp8.622 per USD.

Sementara, euro juga masih melemah terhadap dolar di level USD1,36715 per euro dengan kisaran perdagangan USD1,359-1,370 per euro. Pelemahan juga terjadi pada poundsterling terhadap dolar yang diperdagangkan di harga USD1,577 per pounds dengan rata-rata perdagangan USD1,571-1,580 per pounds.

Penurunan rupiah ini, sejalan dengan penurunan IHSG. pada penutupan perdagangan. IHSG, turun 75,75 poin atau 1,95 persen ke 3.799,04, pada pebutupan Rabu (14/9/2011). Sementara, Saham LQ45 turun 5,61 poin atau 2,3 persen ke level 664.93, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 8,87 poin atau 1,7 persen ke 526,48.

Dengan nett selling yang meningkat menjadi Rp1,345 triliun, dengan 4,967 miliar saham diperdagangkan dan total transaksi Rp4,916 triliun. Pada sesi ini, sebanyak 45 saham tercatat menguat, 236 saham melemah, dan 43 lainnya stagnan.

Sementara, bursa Asia tercatat bergerak mixed dengan indeks Nikkei 225 harus turun 97,98 poin atau 1,14 persen ke 8.518,57, Indeks Straits Times naik 8,60 poin atau 0,65 persen ke level 2.737,97, diikuti dengan indeks Hang Seng yang naik tipis 14,90 poin atau 0,08 persen ke level 19.045,44. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement