JAKARTA - PT Pelat Merah Nusantara Tbk (NIKL) menuturkan telah merealisasikan belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) sebesar Rp25 miliar, dari Capex yang dianggarkan tahun sebesar Rp125 miliar.
"Capex kita per hari. Ini baru terpakai Rp25 miliar dari Rp1254 miliar. Tapi nanti pada bulan Oktober 2011 kan nanti kita akan gunakan dan itu biasanya langsung habis," ungkap Direktur Utama Latinusa Ardhiman TA kala ditemui dalam acara Annual Report Award 2010, Ritz Carlton, PAcific Place, Jakarta, Rabu malam.
Dia menambahkan, dana Capex sekira Rp25 miliar yang telah terpakai, telah digunakan untuk meningkatkn kapasitas daripada produksi anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).
Seperti diketahui, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 80,5 persen menjadi Rp74,58 triliun pada tahun 2010 dibandingkan dengan tahun 2009 yang sebesar Rp41,9 miliar.
Kenaikan laba bersih ini didukung oleh penjualan bersih yang meningkat jadi Rp1,36 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp1,18 triliun. Alhasil, laba kotor perusahaan juga naik jadi Rp185 miliar dari sebelumnya Rp153,98 miliar.
Laba usaha anak usaha dari PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) ini pun melonjak menjadi Rp77 miliar dari sebelumnya Rp66,9 miliar.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan pendapatan bunga menjadi Rp8,3 miliar dari sebelumnya Rp2,2 miliar. Laba atas penjualan aset juga naik jadi Rp14,65 miliar dari sebelumnya Rp3,5 miliar dan rugi kurs juga semakin menipis jadi Rp444 juta dari sebelumnya rugi Rp7 miliar.
Di samping itu, perusahaan yang dikenal dengan Latinusa ini juga berhasil meningkatkan asetnya jadi Rp917,66 miliar dari sebelumnya Rp608,33 miliar. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.