JAKARTA - Harga emas yang ambruk pada perdagangan hari ini nampaknya membuat dolar Amerika Serikat (AS) menjadi lebih perkasa. Rupiah pun tercatat harus kembali melemah ke Rp8.772 per USD.
Kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jumat (16/9/2011) mencatat rupiah diperdagangkan pada Rp8.772 per USD, dengan kisaran harga Rp8.715-8.803 per USD, melemah tipis setelah sebelumnya berada pada Rp8.730 per USD. Sementara di yahoofinance, rupiah melemah 45 poin dan diperdagangkan di level Rp8.810 per USD dari sebelumnya Rp8,805 per USD, dengan kisaran harga Rp8.760-8.838 per USD.
Sementara, euro juga melemah terhadap dolar AS di level USD1,381 per euro dengan kisaran perdagangan USD1,377-1,388 per euro. Demikian juga terjadi pada poundsterling terhadap dolar AS, yang diperdagangkan di harga USD1,579 per pounds dengan rata-rata perdagangan USD1,574-1,581 per pounds.
Di sisi lain, Seperti dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot turun hingga USD9,20 per ounce menjadi USD1.779,44 per ounce. Padahal, pada sesi sebelumnya harga komoditas save haven ini melorot hingga dua persen.
Sementara itu, kepercayaan investor asing yang kembali tumbuh pada pasar Indonesia, berhasil mengerek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin mantab berada pada level dengan penguatan 60,85 poin atau 1,61 persen. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.