JAKARTA - Pada 2012 mendatang, PT Ciputra Property Tbk (CTRP) menargetkan bisa meningkatkan kontribusi pendapatan dari penjualan properti hingga 20 persen dari total pendapatan.
Pada saat ini, kontribusi pendapatan sewa masih mendominasi keseluruhan pendapatan di perseroan yakni lebih dari 90 persen.
Direktur CTRP Artadinata Jangkar, menyebutkan, kontribusi penjualan masih sangat minim, yakni kurang dari 10 persen. Karena itu, pada 2012 mendatang perseroan menargetkan bisa meningkatkan hingga 20 persen.
"Ini untuk kepentingan jangka panjang perseroan. Karena itu, mulai tahun depan kami akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari penjualan," tutur dia, saat dihubungi, di Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Saat ini, CTRP memiliki proyek apartemen jual yakni myHome. Sedangkan pada akhir 2011, kemungkinan akan bertambah. Hal itu seiring dengan akan dimulainya proyek Ciputra World II. Di lokasi itu, CTRP berencana mengembangkan dua menara apartemen jual. Pemasarannya dilakukan mulai kuartal IV-2011.
Selama ini, CTRP memang lebih banyak mengembangkan proyek properti sewa. Beberapa di antaranya adalah Ciputra Hotel Jakarta, Ciputra Mal Jakarta, Ciputra Mal Semarang, Ciputra Hotel Semarang, serta Somerset Grand Citra.
Sampai Juni 2011, perseroan sudah mendapatkan laba Rp77 miliar, diperkirakan sampai akhir tahun bisa mendapatkan laba sebesar Rp170 miliar. Hal ini tidak lepas angka penjualan myHome yang di luar perkiraan.
"Sepertinya sekarang sudang mendekati target Rp170 miliar. Tapi nilai persisnya tidak saya hapal," tukas dia.
Analis Dhanawibawa Securities, Krishna Dwi Setiawan menuturkan, kendati sektor properti pada 2011 berada di bawah bayang-bayang kenaikan tingkat suku bunga. Namun, dia optimistis hal itu tidak terlalu berpengaruh pada peroleh pendapatan emiten yang bergerak pada sektor ini.
”Harus disadari harga properti di Indonesia tidak pernah turun. Kalau pun tingkat bunga kredit naik, pengembang pasti tetap bisa menjual tanpa mengurangi tingkat keuntungan,” papar dia.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.