JAKARTA - Penjualan ban mobil untuk segmen original equipment (OE/kebutuhan pabrik) Agustus 2011 mencapai 359.940 unit, atau mengalami penurunan 16,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 432.805 unit. Sedangkan penjualan selama semester I-2011 mencapai 1,99 juta unit.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) Azis Pane mengatakan, penjualan seluruh ban mobil selama Agustus 2011 adalah 3,94 juta unit atau turun 16,8 persen dibandingkan Juli 2011 yang mencapai 4,74 juta unit.
Penurunan penjualan itu merupakan hal wajar. Pasalnya, kata dia, di Agustus 2011, ada momen puasa dan Lebaran.
"Mulai September, penjualan akan kembali normal, mengalami kenaikan. Biasanya memang digenjot setelah turun di Agustus," kata Azis di Jakarta, Kamis (22/9/2011).
Sementara itu, ekspor ban mobil di Agustus 2011 mencapai 2,83 juta unit atau turun 13,7 persen dibandingkan Juli 2011 yang mencapai 3,28 juta unit. Penjualan ban mobil di segmen replacement pada Agustus 2011 turun 26,7 persen menjadi 750.342 unit dari Juli 2011 yang mencapai 1.024.118 unit.
"Produksi ban mobil pada Agustus 2011 juga turun 17,5 persen dari 4,55 juta unit menjadi 3,76 juta unit," kata Azis.
Sebelumnya, penurunan juga terjadi pada penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales). Penjualan mobil pada Agustus 2011 turun 17,72 persen dari 89.056 unit menjadi 73.279 unit.
Penjualan kendaraan sepanjang Januari-Agustus 2011 mencapai 580.022 unit, atau naik sebesar 14,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2010 sebanyak 507.092 unit.
Selama Januari-Juni 2011, total penjualan ban mobil mencapai 25,58 juta unit. Sekira 7,35 juta unit dijual di pasar domestik dan 18,22 juta unit diekspor.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.