Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerja Sama APEC Penting untuk Keamanan Energi

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 26 September 2011 |10:32 WIB
Kerja Sama APEC Penting untuk Keamanan Energi
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kerja sama antara negara-negara APEC dinilai penting mengatasi masalah energi guna menjamin energy security untuk kawasan APEC.

"Saya mengusulkan negara-negara APEC untuk memperkuat kerja sama regional dalam menjamin keamanan energi untuk kawasan APEC, mengingat tantangan yang kita hadapi tidak bersifat eksklusif," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh seperti dikutip dari situs resmi Ditjen Migas di Jakarta, Senin (26/9/2011).

Menteri ESDM diundang untuk berpartisipasi sebagai panelis pada APEC Transportation and Energy Ministerial Conference (APEC - TEMC), di Westin St, Francis Hotel, California, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Menteri ESDM juga menjadi pembicara pada APEC Energy Policy Roundtable (Ensuring Energy Security for Economic Growth).

Pada kesempatan tersebut, Menteri ESDM menuturkan, dalam menjamin keamanan energi untuk pertumbuhan ekonomi nasional, Indonesia akan mengoptimalkan semua sumber energi yang ada, termasuk energi terbarukan.

Oleh karenanya, Menteri ESDM mengharapkan dukungan dalam penelitian atau pengembangan, peningkatan kapasitas dan investasi khususnya dari negara-negara APEC. Beberapa agenda pemerintah untuk mencapai target nasional di antaranya melalui pengembangan kebijakan dan regulasi yang mendukung, mempromosikan kesadaran publik, serta menciptakan kondisi yang kondusif untuk pengembangan green-energy seperti memberikan insentif.

Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) merupakan forum regional yang terbentuk oleh perubahan kondisi politik dan ekonomi dunia pada akhir dekade 1980, yang menciptakan saling ketergantungan di antara negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Forum yang dibentuk tahun 1989 di Canbera-Australia ini menjadi suatu forum konsultasi atau dialog dan sebagai lembaga informal yang kerja sama ekonominya berpedoman pada pendekatan liberalisasi bersama berdasarkan sukarela, melakukan inisiatif secara kolektif dan untuk mendukung keberhasilannya dilakukan konsultasi yang intensif.

Anggota APEC saat ini adalah 21 ekonomi, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cili, Republik Rakyat Cina, Hongkong-Cina, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko,  Selandia Baru, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Taiwan-Cina Taipe, Thailand, Amerika Serikat, Peru, Rusia, dan Vietnam.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement