JAKARTA - Standard Chartered Bank memberikan pinjaman kepada Bank Andara sebesar Rp30 miliar. Pinjaman ini akan digunakan Bank Andara untuk mengembangkan usaha microfinance.
"Indonesia memerlukan pertumbuhan yang inklusif dan menjangkau kelompok berpendapatan rendah. Kami sebagai wholesale bank dari lembaga keuangan mikro (LKM) di Indonesia akan terus menggerakkan sektor riil dibandingkan lembaga konvensional," ungkap Business Director Bank Andara Don Johnston di Menara Standard Chartered, Jumat (30/9/2011).
Bank Andara, menurut Don, adalah bank baru yang didirikan tahun 2009 dan memfokuskan diri pada pembiayaan LKM, seperti Bank Perkreditan Rakyat dan koperasi di Indonesia. Pinjaman ini sendiri bertenor tiga tahun.
"Saat ini Bank Andara telah membiayai sekira 420 LKM, yang meliputi BPR, Koperasi, CU/KSP di Jabodetabek, Bali, Jatim, Jabar, dan lainnya. Ke depan, kami akan tetap konsen di pasar ini," lanjutnya.
Di tempat yang sama, CEO Standard Chartered Bank Indonesia Tom Aaker menyebut bahwa pinjaman ini adalah bentuk komitmennya untuk memberi dukungan terhadap perubahan yang baik di berbagai pasar.
"Ini pinjaman microfinance kami yang ketiga kalinya dalam dua terakhir. Tahun lalu kami menyediakan pinjaman sekira Rp15 miliar ke Mitra Bisnis Keluarga Ventura dan Bank Sahabat Rp50 miliar," ungkap Tom.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.