>

BPK: Pelayanan Transportasi Ibadah Haji Belum Optimal

|

Idris Rusadi Putra - Okezone

Logo BPK. Foto: Wikipedia

BPK: Pelayanan Transportasi Ibadah Haji Belum Optimal
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaporkan hasil pemeriksaan penyelenggara Ibadah Haji Tahun 1431 H/2010 M. Di mana telah ditingkatkan pelayanan pemondokan, transportasi darat, dan katering.

Hal ini disampaikan Kepala BPK Hadi Poernomo dalam kata sambutan pada penyerahan IHPS rapat paripurna di Gedung Nusantara II DPR RI, Jalan Jend Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2011).

"Namun dalam pelaksanaanya, masih ditemukan permasalahan antara lain pelayanan transportasi terhadap perumahan yang lokasinya jauh dari titik penjemputan belum optimal, sehingga pelayanan kepada jamaah menjadi terganggu dan menimbulkan kelelahan fisik, khususnya bagi jemaah usia lanjut/sakit," katanya.

Adapun pemeriksaan kinerja ini dilakukan pada 14 objek pemeriksaan, terdiri dari delapan objek pemeriksaan di lingkungan pmerintah pusat, empat objek pemeriksaan di lingkungan pemerintah daerah, dan dua objek di BUMN.

Dalam laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun Anggaran 2011 (IHPS) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaporkan pemeriksaan terhadap kinerja rumah sakit menemukan bahwa pengelolaan sarana prasarana dan peralatan kesehatan pada RSAB Harapan Kita Jakarta belum efisien dan efektif dalam rangka menunjang tercapainya tujuan RSAB Harapan Kita.

"Sedangkan pelayanan kesehatan pada RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh dan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat belum mencapai Standar Pelayanan Minimum," imbuhnya.

Selain itu Hadi juga melaporkan dalam pemeriksaan bea dan cukai, BPK juga menemukan kegiatan audit kepabeanan dan cukai yang dilakukan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Culai (DJBC) Jakarta cukup efektif. "Ini mendukung peningkatan dan pengamanan penerimaan negara dan pencapaian rencana strategis yang telah ditetapkan," tambahnya. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    20 Perusahaan yang Disegani